Sabtu, 26 November 2011

birokrasi pemerintahan (government bureaucracy)UNIVERSITAS ALMUSLIM



Birokrasi berawal dari bahasa prancis,bureaucratie yang artinya kekuasaan yang terpengaruh dari para kepala dan staf biro pemerintahan.
Sedangkan bureaukratie dalam bahasa jerman yakni kekuasaan atau wewenang yang berada di departemen pemerintah dan cabang-cabangnya memperebutkan untuk diri mereka sendiri atas sesama warga Negara.
Ada beberapa perspectif para pakar tentang birokrasi:  
  • Menurut Hegel
Birokrasi adalah medium yang mempertemukan kepentingan rakyat dan pemerintah,birokrasi mengemban tugas yang besar berupa harmonisasi hubungan antara rakyat dan pemerintah.
·         Menurut blau
Birokrasi merupakan suatu lembaga yang sangat kuat dengan kemampuan  untuk meningkatkan kapasitas-kapasitas potensial terhadap hal-hal yang baik maupun buruk karena birokrasi merupakan instrumen administrasi rasionalisme yang netral pada skala besar. 
  • Menurut Ali Mufiz
Birokrasi adalah intisari dari otorita legal nasional adalah birokrasi,jantung dari birokrasi dalam system hubungan yang di rumuskan secara rasional oleh aturan-aturan.

Jadi,birokrasi pemerintah adalah sekumpulan tugas dan jabatan yang terorganisasi secara formal,berkaitan dengan jenjang yang komplek dan tunduk pada pembuat peran formal.
Makna birokrasi di klasifikasikan dalam 3 kategori yaitu : 
  • Birokrasi di pandang sebagai bentuk organisasi yang bengkak dan jumlah pegawai yang besar.
  • Birokrasi di pandang sebagai perluasan kekuasaan pemerintah dengan maksud mengontrol kegiatan masyarakat.
  • Birokrasi di pandang sebagai rasionalisme prosedur pemerintahan dan aparat administrasi public.
  •                               

Kamis, 01 September 2011

Melirik Sekularisme UNIVERSITAS ALMUSLIM

Sekularisme sebenarnya sudah sering diperdebatkan dalam diskusi keilmuan.Kata sekuler memang pertama sekali di populerkan oleh George Jacob Holyoake  pada pertengahan abad 19.namun ada baiknya juga menelaah dan memahami asal-usul atau latar belakang sejarah/historis masyarakat pada masa tersebut,yang di kenal dengan”victoriansociety”.
Ada beberapa sudut pandang/perspektif sekularisme yaitu:
  • Histori 
  •  Linguistic 
  • Teologis
    Menurut Graeme Smith dalam “A Shorthistory Of Secularism”(2008).Masyarakat saat itu terkenal dengan pengaruh gereja yang begitu besar.Dominasi gereja yang besar dalam berbagai aspek kehidupan di tentang oleh para intelektual termasuk Holyoake.Jadi meskipun secara eksplisit Holyaoke tidak mendefinisikan sekularisme sebagai pemisahan agama dengan urusan Negara atau politik,pada dasarnya konsep tersebut ada sebagai bentuk penentangan intervensi agama (gereja) pada masa tersebut.
    Secara Linguistic dalam berbagai kamus sekularisme memang di identik dengan pemisahan unsur-unsur agama.
    Adapun dalam pandangan teologis,sekularisme lahir dari pertengkaran antara agama dan ilmu pengetahuan di eropa pada era kegelapan (dark ages).Pertentangan antara teori heliosentris copernicus dengan geosentris gereja adalah salah satu contoh dari pertengkaran tersebut.
    Bila melihat dari ketiga perspektif di atas dapat di simpulkan bahwa pengertian yang terkandung dalam sekularisme adalah pemisahan nilai-nilai agama dalam kehidupan manusia termasuk bernegara.Inilah sekularisme yang di sebut doktrin politik,dimana agama mengurusi moral sedangkan sisanya menjadi tanggung jawab pemerintah.dalam bahasa lebih vulgar,sekularisme merupakan penolakan intervensi agama terhadap nilai-nilai rasional humanistic.
    Dalam ranah politik sekularisme perlu di pahami dengan benar dan sekularisme memiliki sisi positif,
    Tapi tidak demikian dalam sisi agama,sekularisme justru mempersempit ruang gerak agama,dengan kata lain paham ini memberikan kesempatan Parsial kepada umat islam dalam menjalankan kehidupan islam secara kaffah.
    Jadi di sini sangat bertolak belakang jika kita lihat sekularisme dalam sisi islam,bagaimana sebuah negara yang mayoritas penduduknya menganut agama islam,sedangkan politik negaranya berfaham sekularisme.